Rabu, 04 Maret 2015

Setting ADSL



Setting ADSL



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEholVtJgT9ZBvhi0BTrtnWb1pXlmF2kcxFEPI0U3v9Hz9ImKh6Dul2QkcMQeVmMNMn_YLPo7srdKBIFen9AGtvM4w-rdqFetga45j3-crnIdfcwQRuhmpY5-t4d2ow3TYKwXqhutUuDWfnr/s200/TL-MR3420-web2-500x500.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVtjLRDQlD66Hvmkl-vhEj7dg9TFqm43k3_koKSovq3GrK8rU0paaYk8Q3GbbzPaazj8A0e0OWCWsf_XAASMxzKaA-ygkrF4DT-dDmZZcj8KDvtzpNzvKGZnVGe8dpgGKD_79v0F0b0_Wd/s200/TL-MR3420-web1-500x500.jpg

.
:setting modem ADSL (tp-link)

1. pasang modem adsl kita dan di hidupkan
2. buka browser di pc laptop lalu addres bar nya ketikan 192.168.1.1 muncul jendela   password masukkan admin password
3. Pilih menu quick star-run wizard-next pilih  time  zone
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiknHPxUyTBi6Mz4HwbrM54YY0HcYTrEmPWb3fdl36lO48g_hLGkOuEBg0jvFrAyluEocxuadTmGXP5fTXEmVNlCZA_pYWn5Y30Sdzb5O9YTDZS86OvaMaJHZipxBR6CVgVpUCinqkHyNPt/s400/TP+Adsl.png

4. Pilih time zone(jakarta)-next-pilh isp conection type’bridge mode’-next 4
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj7_CmOrXiPuZg4S7ELvpTcc6HMEBx8gmEHgVA84O_Af9MpdjvD1MBk5MiLPY7Zq06z5Rk7oNoyw6ZsAHh5Rdn3uO5WUuIOWwKCcDHUiyJESXa7uYtNX8lqXnnH8K1oF3Ih-JqePwG8oeJR/s400/TP+Adsl+2.PNG

5. Tentukan bridge mode  vpi 8 vpc 81 next hingga finish
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiklGm86T3PFohqRNEVxryEHfdNQmcoqEEkI9DdShZtKXxZx7PUMJGpwR73XOw4LzZRyoauS3eT1FesXfLS8rWpH_AfmDckLiCfmaTcAolxWsNMlXQmw6GlFbUx95patNTyzIJQhT8PFIea/s400/TP+Adsl+3.PNG
untuk setting modem adsl telah selesai


setting tp-link tl-mr 3420 3g router 1 lab komputer
1. Pastikan rj 45 modem ke pc ubah menjsdi modem ke router lubang port wan dan pasang rj 45 dari router lubang port lan ke pc kita. Port lan untuk jaringanvkomputer di lab
2. Lalu  ketikkan alamat 192.168.1.1 kembali di addres bar pada browser kita masukkan user name admin dan password admin  in wajib diganti jika sellesai agar tidak sembarang orang yang meengakses router kita
3. Lalu pilih menu quick star run wizard pilih wan masukkan user name id speedy anda@ telkom net dan password yg dapat daari telkom biasanya kumpulan huruf dan angka
4. Buat nama untuk router 1 labkomku
5.silahkan test menggunakan laptop yang ada wifinya dan amsukkan  password labkom tadi.jika terkoneksi berarti sudah selesai



setting tp-link tl-mr3420 3g router 2(tu-tata usaha)
1. sekarang kita akan setting dan menghubungkan router 2 ke router 1 yang  akan kita letakkan di TU
2. Pasang rj 45,dari router 2 lubang port lan ke pc kita (port lan utnuk jaringan komputer di tu)
3. Lalu ketikkan alamat 192.168.1.1 kembali di address bar pada browser kita. Masukkan username admin dan password admin (ini wajib  di ganti jika selesai agar  tidak sembarang orang bisa mengakses router kita).
4. Sekarang kita ganti tp default  192.168.1.1 menjadi 192.168.10.1  (biar tidak konflik dengan router 1) di netwwork restart router 2
 5. Lalu ketikkan kembali alamat 192.168.10.1 kembali di adress bar pada browser kita.masukkan username admin dan password
6. Lalu setting dhcp menjadi disable (biar mengikut  pada setting router 1 karena ini hanya sebagai jembatan saja untuk memperlus jaringan)
7. Lalu pilih wirelless- buat nama untuk router 2,mis tu ku lalu
8. Pilih wds –cari sinyal wifi router 1 (pastikan router 1 dalam keadaan hidup) jika sudah ketemu nama router 1 labkomku- pilih connect-masukkan password akses internet router 1(labkom)-save restart  router  anda
9. Lepas rj 45 yang dari router 2 lubang port lan ke pc
10. Sekarang saatnya kita test menghubungkan wifi laptop kita ke router 2 (tu-ku) jika sudah bisq konek dan bisa browsing internet,berarti anda sudah berhasil memperluas jaringan anda.. selamat :D



 

Setting Wireless Router TP-Link dengan ADSL Modem

Posted in March 21st, 2010
by ssd in Support
Cukup mudah untuk men-seting dan meng-konfigurasi router dengan modem ADSL, tinggal mengikuti panduan yang ada di dalam buku manualnya, sudah cukup untuk bisa digunakan akses ke internet.
Setelah menghubungkan Modem ,  TP-Link router, Notebook/PC dalam kondisi OFF, seperti gambar berikut:
http://www.citrajaya.net/ssd/wp-content/uploads/2010/03/image001.jpg
Ada dua cara untuk melakukan setting router TP-Link :
  1. Menggunakan CD Aplikasinya
  2. Melalui Halaman WEB / WEB browser.
Disini kita akan bahas dengan cara yang paling umum dipergunakan, yaitu dengan WEB browser.
v  Untuk bisa setting routernya, sebelumnya kita harus menyamakan segmentasi IP Address Notebook/PC yang akan kita pergunakan untuk mensetting dengan segment IP default Router (untuk TP-Link sebagian besar IP defaulnya adalah 192.168.1.1), jadi IP Notebook/PC kita set 192.168.1.69 (IP Address tidak boleh sama dengan Device yang akan di setting).
v  Melalui halaman web, Ketikan IP default Router di Web Browser, 192.168.1.1.
http://www.citrajaya.net/ssd/wp-content/uploads/2010/03/image002.png
v  Masukkan default username & password router,  username: admin, password: admin
http://www.citrajaya.net/ssd/wp-content/uploads/2010/03/image003.png
v  Setelah masuk di web Administrasi router TP-Link, disarankan untuk mengganti IP default  router/TP-Linknya, karena pada umumnya modem ADSL menggunakan default IP yaitu 192.168.1.1 .
v  Masuk ke menu: Network > LAN ganti IP Address TP-Linknya, Disarankan untuk merubah dengan segmentasi IP yang berbeda, menjadi: 192.168.2.1 dan Subnet Mask: 255.255.255.0. Save.
http://www.citrajaya.net/ssd/wp-content/uploads/2010/03/image004.png
v  Disarankan juga untuk mengganti password defaultnya dengan cara memilih menu: System Tools -> Password selain ada pilihan mengganti password, juga ada disarankan untuk mengubah username defaultnya.
v  Restart TP-Link dengan memilih menu: System Tools -> Reboot
v  Tunggu beberapa saat, dan untuk masuk ke halaman web admin router/TP-Link nya, gunakan IP yang baru: 192.168.2.1 dan masukan username & password yang baru
v  Setelah masuk ke halaman administrator, pilih menu: Quick Setup dan ikuti langkah selanjutnya (klik tombol NEXT)
v  Pada saat Choose WAN Connection Type, pilih Dynamic IP; klik tombol NEXT
v  Pada halaman Wireless:
http://www.citrajaya.net/ssd/wp-content/uploads/2010/03/image005.png
    1. Wireless Radio: Enable
    2. SSID: isi dengan nama ID yang akan di broadcast pada saat signal WiFi di pancarkan
    3. Region: Indonesia
    4. Channel: Disesuaikan, pastikan menggunakan Channel yang belum di pergunakan.
    5. Mode: 54Mbps (802.11g)
    6. Next
    7. Finish
v  Selanjutnya, setting Gateaway & DNS nya kita sesuaikan dengan setting ADSL Modem, masuk ke menu: Network -> WAN
    1. Klik Renew pada bagian Gateaway, dan isi dengan IP Modem: 192.168.1.1
    2. Pilih/checklist bagian Use These DNS Server
    3. Primary DNS: 203.130.196.5
    4. Secondary DNS: 202.134.0.155
    5. Save
v  Selanjutnya, setting untuk security routernya, agar tidak bisa digunakan oleh siap saja dengan memilih menu Wireless -> Wireless Setting, Beberapa setting sudah dipilih sesuai dengan setting sebelumnya.
http://www.citrajaya.net/ssd/wp-content/uploads/2010/03/image006.png
  •  
    1. Pilih/Klik Enable Wireless Security
    2. Security Type: WEP
    3. Security Option: Automatic
    4. WEP Key Format: Hexadecimal
    5. Key1: 1234567890 (bisa diganti); Key Type: 64bit
    6. Save
v  Sampai tahap ini, router sudah bisa digunakan, namun untuk lebih memastikan, ada beberapa hal yang bisa disetting terlebih dahulu sebelum router nya di REBOOT
v  Setting range IP Client DHCP pada TP-Link nya dengan memilih menu: DHCP -> DHCP Setting, isi range IP sesuai dengan yang dikehendaki, misal: Start IP Address: 192.168.2.100 & End IP Address: 192.168.2.199, klik SAVE
v  Cek juga setting Time dengan memilih menu: System Tools -> Time sesuaikan dengan timezone dan waktu anda, klik SAVE
v  Reboot router TP-Link dengan memilih menu: System Tools -> Reboot
v  Router TP-Link anda siap digunakan. Cabut kabel LAN dari laptop/PC dan aktifkan WiFi nya, coba untuk search WiFi (SSID) router dan masukkan WEP yang telah di set pada saat melakukan koneksi ke router.

Cara Mengatur Warna Pada Monitor LCD

Saat melihat gambar pada LCD (Liquid Crystal Display) monitor, gambar harus tajam dan jelas serta  warna harus kaya dan kontras. Biasanya, pengaturan resolusi warna asli pada monitor LCD (pengaturan layar awal  monitor LCD yang disediakan oleh produsen) harus menyediakan gambar yang optimal. Namun, jika pengaturan resolusi originalnya tidak memberikan tampilan terbaik, pengaturan monitor LCD dapat dengan mudah disesuaikan untuk mempercantik tampilan layar monitor.
Dan berikut adalah beberapa langkah sederhana, untuk mengatur warna pada layar monitor LCD, agar tampilannya lebih cantik.

Metode 1 : Menyesuaikan resolusi pada layar monitor LCD.

  1. Nyalakan computer. Tunggu higga tampilan utama dimunculkan.
  2. Pastikan bahwa tidak ada program lain yang berjalan/diakses.
  3. Pindahkan kursor dan arahkan pada di atas menu "Start" (atau logo Microsoft Windows) pada pojok kiri di bagian bawah layar, klik, dan tahan tombol mouse ke bawah untuk melihat item menu lainnya.
  4. Jika menu pada program “Start” sudah dimunculkan, klik “Control Panel”
  5. Cari judul, " Appearance and Personalization," kemudian pilih sub-kategori dibawah yang bertuliskan, " Adjust screen resolution.”
  6. Klik "Resolution" dan tunggu hingga control slider drop-down dimunculkan. Disana, anda bisa menyesuaikan tampilan monitor pada resolusi yang lebih tinggi.
  7. Tarik slider ke atas atau ke bawah sampai resolusi yang diinginkan dipilih. Klik "Terapkan." Jika resolusi kompatibel dipilih, layar akan kembali ke pengaturan ini (Jika resolusi tidak kompatibel, pilih resolusi lain).
  8. Tunggu hingga sistem menampilkan pertanyaan apakah pengaturan yang dapat diterima. Pilih "ya" jika pengaturan dirasa sudah akurat, jika belum,  teruslah sesuaikan resolusi sampai efek yang diinginkan tercapai.

Metode 2 : Mengkalibrasi warna pada Monitor LCD.

  1. Buka Program Control Panel dengan cara, pindahkan kursor di atas menu "Start" (atau logo Microsoft Windows) di pojok kiri bawah layar, klik, kemudian pilih "Control Panel."
  2. Klik "Next" ketika jendela " Display Color Calibration” muncul.
  3. Ketik " calibrate display" pada jendela pencarian di menu “Start”, kemudian pilih " Calibrate Display Color" dari hasil pencarian yang secara otomatis akan muncul di bawah jendela pencarian.
  4. Jika menu tadi sudah diklik maka akan muncul jendela, disana Ikuti langkah-langkah di layar untuk mengatur gamma, kecerahan, kontras, dan keseimbangan warna. Setelah memodifikasi setiap item, pilih "Next" sampai setiap langkah selesai.
  5. Jika langkah pengaturan warna sudah selesai, maka akan muncul halaman "You've successfully created a new calibration."
  6. Untuk membandingkan tampilan layar setelah di kalibrasi dan sebelum dikalibrasi, Klik tombol "Sebelumnya Kalibrasi".
  7. Setelah itu, klik tombol “Current Calibration” untuk melihat layar yang sudah berubah dengan kalibrasi yang baru.
  8. Pilih "Finish" untuk menerapkan kalibrasi baru.
  9. Atau Pilih "Cancel" untuk kembali ke kalibrasi awal.

Tentang Printer dan Teknologi Printing



Tentang Printer dan Teknologi Printing
.Sejarah Printer Dan Teknologi Printing
Teknik cetak mencetak sudah dilaksanakan secara sederhana di Cina pada abad ke-14. Inovasi orang-orang Cina telah berhasil menciptakan tinta dan block printing yang berpengaruh besar terhadap tradisi tulisan. Tetapi perkembangan teknik cetak di Cina tidak sehebat dengan perkembangan yang terjadi di Eropa. Hal ini terjadi disebabkan alfabet Cina memiliki ribuan ideogram spesifik, yang sangat sukar jika diterapkan di mesin tik. Akibatnya, hampir tidak ada perubahan yang berarti dalam hal efisiensi produksi di Cina sebagaimana yang terjadi di Eropa.
Di awal tahun 1950-an, terjadi perkembangan budaya yang sangat pesat di Eropa yang menimbulkan kebutuhan akan proses produksi dokumen tulisan yang cepat dan murah. Adalah Johannes Guternberg, seorang tukang emas dan usahawan asal Jerman, yang berhasil mengembangkan teknologi mesin cetak yang telah mengubah tehnik mencetak secara revolusioner. Percetakan sendiri mungkin merupakan penemuan yang paling penting pada millennium lalu, walaupun dampak yang ditimbulkannya pada perekonomian global tidak terlalu besar. Penemuan mesin cetak ini memungkinkan Alkitab jadi buku pertama yang diproduksi secara massal.
Sejarah Inkjet Printer
Printer system inkjet diperkenalkan pada tahun1984. dengan inkjet printer dan printer ink cartridge, tugas pencetakan dokumen dan penggantian ink cartridge lebih sering dipergunakan, lebih dipercaya dengan hasil yang lebih bersih dari pada pita atau pengisian toner cartridge.
Pada tahun 1984, penerimaan system ini belum menjadi ketergantungan seperti saat ini. Printer inkjet menggantikan printer system dot matrik, yang mengakibatkan penggantian pita. Tak lama kemudian, pabrik-pabrik printer mulai mengkonsep teknologi inkjet, sesuai dengan tuntutan kemajuan. Beberapa perusahaan mulai menjadi kendali dibelakang kemajuan inkjet. Dan pada tahun 90-an, metode tersebut tersebar luas. Saat ini metode cartridge diperlukan untuk mencetak baik hitam putih ataupun gambar dan photo warna. Perkembangan ink cartridge patut dibanggakan, karena kemampuannya menghasilkan cetakan di atas kertas yang berbeda jenis dan ukuran, pabrik,film dan lain-lain. Printer ini juga digunakan untuk sekolah-sekolah, rumah-rumah dan jutaan orang di seluruh dunia.
Sejarah Laser Printer
Pada tahun 1953, printer dengan kecepatan tinggi pertama kali di kembangkan oleh Remington-Rand yang digunakan di UNIVAC computer. Pada tahun 1938, Chester Carlson memperkenalkan proses cetak basah yang disebut electrophotography yang kemudian hari dinamakan Xerox, yang kemudian berkembang menjadi penemuan teknologi printer laser. Printer laser yang sesungguhnya dinamakan EARS yang dikembangkan di Xerox Palo Alto Research Center, di mulai tahun 1969 dan selesai pada bulan November tahun 1971. tenaga ahli Xerox, Gary Starkweather mengadopsi teknologi copy Xerox menjadi printer laser. Xerox 9700 adalah produk printer laser pertama Xerox dengan teknologi xerographic laser yang di realase tahun 1977. IBM sendiri memulai teknologi ini dengan IBM 3800 yang dipasang pertama pada kantor pusat akunting di F.W.Woolworth’s North American data Center di Milwaukee, Winconsin tahun 1976. IBM 3800 adalah industri pertama system printer kecepatan tinggi. Mengkombinasikan teknologi laser dan electrophotography. Tahun 1992, Hewlett-Packard memperkenalkan LaseJet 4 yang terkenal, menggunakan resolusi 600 x 600 dot per inch(dpi).
Jenis-jenis Printer
Printer dibedakan jenisnya berdasarkan:
  1. Resolusi cetak
  2. Kecepatan
  3. Media pencetak
  4. Teknik Cetak
  5. Jenis koneksi
  6. Media cetaknya
Resolusi cetak
Pengertian resolusi pada printer adalah kemampuan printer dalam menciptakan jumlah titik dalam satu inchi persegi. Misalnya, resolusi 720x 720 dpi (dot per inch) berarti printer tersebut dapat membuat 720 titik per 1 inchi vertical dan 720 titik per 1 inchi horizontal
Keterangan mengenai resolusi cetak dalam sebuah printer biasanya diberikan pada manual book atau tempelan pada stiker di belakang sebuah printer.
Kecepatan
Kecepatan printer dinyatakan dalam PPM (page per minute). Semakin cepat dan semakin tajam tampilan yang dihasilkan, harga printer itupun semakin mahal. (idem)
Kecepatan sebuah printer bergantung pada memori yang terdapat di mainboard dan jenis media pencetaknya.
Media Pencetak
-         Pita
Pita digunakan sebagai media pencetak pada printer dot matrik. Printer jenis ini biasanya menggunakan head dengan system kerja menitikkan jarum-jarum sesuai dengan tampilan yang akan dicetak. Head jenis ini disebut dot matrik, karena jarum yang membentuk matrik berupa titik mengikuti hasil yang akan dicetak. Head terdiri dari 9 pin dan 24 pin. Pin tersebut adalah jarum yang tersedia dalam head. Semakin banyak jarum yang ada (24 pin) semakin bagus hasil cetak.
Termasuk printer jenis ini seperti Epson LX-800, Epson LQ 2170, dll.
-         Tinta
Printer jenis ini menggunakan tinta sebagai media pencetaknya. Head yang digunakan adalah jenis head yang mengatur keluarnya tinta sesuai dengan hasil cetakan. Head jenis ini biasa disebut cartridge.
Termasuk printer jenis ini adalah printer inkjet, deskjet (produk HP) dan bublejet (Produk Canon).
-         Toner
Printer jenis ini menggunakan toner sebagai media cetaknya. Toner adalah bubuk yang digunakan sebagai pencetak dengan cara di “taburkan” pada media cetak (seperti kertas) sesuai dengan hasil yang akan dicetak, lalu dipanaskan menggunakan cahaya. Prinsip kerja seperti ini juga dilakukan oleh mesin foto copy.
Termasuk printer jenis ini adalah Printer HP laserjet 6L, dll.
Teknik Cetak
Berdasarkan teknik cetak, dikenal dua macam printer yaitu impact dan non impact. Impact adalah printer yang melakukan teknik cetak dengan cara menekan (memukul) jarum head ke pita, sedangkan non impact ialah printer yang melakukan teknik cetak dengan cara menyemprot, termasuk jenis ini adalah printer inkjet dan toner.
Jenis Koneksitas
Jenis koneksitas printer terdiri dari:
  1. Parallel Port
Parallel port adalah jenis koneksitas awal/pertama yang disediakan oleh computer untuk melakukan koneksi dengan printer. Parallel port terdiri dari port yang memiliki 25 pin (DB25). Masing-masing pin memiliki fungsi yang berbeda. Diantaranya ada yang memiliki voltase, ground, output data dan input data.
Termasuk jenis printer ini adalah printer-printer generasi lama dan dot matrik.
2. USB Port
USB atau Universal Serial Bus adalah jenis port yang digunakan untuk berbagai keperluan, sesuai dengan namanya. Dengan USB, koneksi printer bias dilakukan dengan kecepatan yang lebih baik. Kelemahannya, dengan koneksi ini, koneksitas hanya bias dilakukan saat operating system telah berjalan, tidak bias dilakukan di MS-DOS, karena USB Port baru bias di deteksi di operating system seperti Windows.
3. Lain-lain
Teknologi printing, seperti halnya teknologi lainnya, berjalan sesuai dengan perkembangan jaman. Bermacam bentuk koneksitas dilakukan, tidak hanya untuk printer, tetapi juga peripheral lain, seperti handphone. Koneksitas seperti dengan infrared dan bloothoot banyak dijadikan pilihan. Jadi bukan hal yang tidak mungkin, bila saat ini teknologi printer sering menggunakan parallel dan USB port sebagai koneksitasnya, suatu saat banyak koneksitas yang lebih baik akan digunakan dalam teknologi printing.
Media Cetak
Berdasarkan Jenis Media Cetak
-         Kertas
Kertas adalah media cetak yang umum digunakan adalah kertas. Kertas dipergunakan hampir untuk semua kebutuhan pencetakan skripsi, karya tulis dan pekerjaan kantor.
Hampir semua jenis printer mengkondisikan kertas sebagai media cetaknya.
-         Photo paper
Berkembangnya teknologi, menuntut perkembangan dalam teknologi printing untuk pemakaian perumahan. Dengan teknologi photo printing, kita tidak perlu bersusah payah untuk melakukan cetak dari sebuah handphone atau photo digital. Beberapa jenis printer keluaran terbaru hampir semua menyertakan fitur photo printing. Kita tinggal membeli photo paper, maka kita bisa melakukan cetak photo dirumah.
Untuk hasil yang lebih baik, sebuah photo printing, biasanya menggunakan 5 buah tinta, yaitu, Black, Cyan, Magenta, Light Cyan, dan light Magenta.
-         Kain & Media Ruang luar
Teknologi ini dikenal dengan digital printing. Biasanya digunakan oleh perusahaan-perusahaan periklanan atau advertising sebagai media ruang luar, termasuk di dalamnya penggunaan untuk spanduk, reklame, dll.
Berdasarkan ukuran media cetak
-         Printer
Printer yang kita maksud disini adalah printer yang umum kita gunakan dan juga dipergunakan di kantor-kantor dan sekolah-sekolah. Umumnya printer menggunakan kertas dengan ukuran folio, A4, dan paling besar yang digunakan adalah double folio atau A3.
-         Plotter
Plotter adalah printer yang mampu melakukan cetak dengan ukuran yang besar, biasanya bias mencetak sampai ukuran lebar A0 dengan panjang yang jauh lebih besar lagi. Plotter ini sering digunakan untuk pembuatan spanduk dan media ruang luar (reklame).
Plotter menurut devinisi kamus TI (Ilmukomputer.com, Kamus TI, Abu Sahl) adalah: Printer grafis yang menggambar dengan menggunakan pena-pena tinta, plotter juga merupakan perangkat output pertama yang mampu mencetak gambar berukuran gambar sebesar gambar arsitektur dan engineering.
Plotter biasanya juga bergabung fungsinya sebagai cutting, yaitu memotong kertas, terutama untuk pemotongan stiker, dll.

Semoga bermanfaat…

setting modem 3

Cara Setting Internet 3

1. Buka Aplikasi Modem, biasanya ada Mobile Partner (untuk Modem Huawei)
2. Klik Menu Tools - dan klik Option (dalam bahasa Inggris). Klik Alat dan klik Pilihan (Indonesia)

Cara Setting kartu GSM di Modem Huawei

3. Maka akan muncul kotak seperti dibawah ini, pilih Profil management atau Pengaturan Profil (bahasa Indonesai)


4. Dan akan keluar lagi kotak dengan beberapa menu pilihan, klik New untuk membuat Profil Baru.


5. Silahkan Isi kotak Profil seperti dibawah ini, klik Save atau Simpan


Isi ini pada kotak Dial Up
Profil Name: Isi sesuai keinginan Anda, tapi disini saya ini dengan Tri.
APN: Pilih Static dan isi dengan 3data.
Access Number: isi dengan *99# kecuali jika anda menggunakan Modem Sierra, isi dengan *98*1#

6. Setelah semuanya beres, silahkan langsung konekkan modem anda menggunakan Profil yg telah dibuat tadi.

SKALA JARINGAN



SKALA JARINGAN

 

1. Local Area Network (LAN)


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEips7Wyp5kqu8zaFdyvcZvkuQh9EEX7KUU5BVPeLZOyhMmbtguHabgeWUrEOvijt0FTm18gb9E3FqKqA5U2_4yJP2OIrmFuNk6cHe6-yOzEDUOnVVCfTeBn41KRyT8MMNY09NtphKLowe5F/s1600/G.jpg
gambar jaringan LAN dengan kabel BNC & UTP

Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (resouce, misalnya printer) dan saling bertukar informasi.
Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.
Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.

Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :
1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi
Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.

Kelebihan dan kekurangan LAN, adalah sebagai berikut :
Kelebihan dari LAN, adalah
1.      Pertukaran file dapat dilakukan dengan mudah (File Sharing).
2.      Pemakaian printer dapat dilakukan oleh semua client (Printer Sharing).
3.      File-file data dapat disimpan pada server, sehingga data dapat diakses dari semua client menurut otorisasi sekuritas dari semua karyawan, yang dapat dibuat berdasarkan struktur organisasi perusahaan sehingga keamanan data terjamin.
4.      File data yang keluar/masuk dari/ke server dapat di kontrol.
5.      Proses backup data menjadi lebih mudah dan cepat.
6.      Resiko kehilangan data oleh virus komputer menjadi sangat kecil sekali.
7.      Bila salah satu client/server terhubung dengan modem, maka semua atau sebagian komputer pada jaringan LAN dapat mengakses ke jaringan Internet atau mengirimkan fax melalui 1 modem.

Kekurangan dari LAN, adalah
1.      Area terbatas karena ada batas max. kemampuan kabel dalam menyalurkan transmisi data. kalopun bisa lebih luas, tentunya biayanya akan berlipat.
2.      Pemasangan dan perawatan jaringan juga lebih merepotkan, karena media jaringan berupa kabel.
3.      Jika menggunakan HUB akan lebih lambat dalam pengaksesan karena speed terbagi untuk client yang lain.
4.      Lebih rentan kerusakan.

Komponen LAN
LAN tersusun dari beberapa komponen dasar yang meliputi komponen hardware dan software, yaitu :
1. Komponen Hardware : Worksation / Personal Computer (PC), Server, Kabel ( Kabel Twisted Pair, Kabel Coaxial, Kabel Fiber Optic ), Network Interface Card (NIC), Hub/Switch, Bridge, Repeater, dan Topologi jaringan.
2. Komponen Software : Sistem Operasi Jaringan, Network Adapter Driver, Protokol Jaringan.
3. Brainware, yaitu administrator dan pengelola jaringan

 

2. Metropolitan Area Network (MAN)


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhFaeFer1HTnKhljvZs7BsRO_-VVPGo808UnZ02K-oks4u6z1c-PQ8-3N0Ih9FbxdWB14eZacA3ekq2h75ohs4g4tdv98sr5elweEFuIA6dKT5G8FputRd-rwF_sKmgb5qXi7zaO2naMOjg/s1600/jjj.jpg

gambar jaringan MAN
MAN atau Metropolitan area network adalah jaringan yang lebih luas daripada LAN. Beberapa LAN menjadi satu jaringan dapat juga disebut MAN. MAN terdapat di dalam satu kampus atau dalam satu wilayah yang agak luas (dapat juga satu kota). MAN biasanya tidak dimiliki oleh satu organisasi saja. Sama seperti LAN, MAN juga memiliki wireless MAN dengan kekurangan dan kelebihan yang relatif sama.
MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.

3. Wide Area Network (WAN)


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggchBMZMvkbPTrxa8zGyKbCraeRez7UA9hw_4H1mZ38JS3HatkKFRSIOockUdcbs4zAG1vJ0IGUOF74rVpjHK_SMiZzXIRMVCsJv-_c9nmaDRTc5w9CmaPyXm7mqyp3Lc-OKl9P1miuis3/s1600/wan.jpg

gambar jaringan WAN
WAN (Wide Area Network) adalah kumpulan dari LAN dan/atau Workgroup yang dihubungkan dengan menggunakan alat komunikasi modem dan jaringan Internet, dari/ke kantor pusat dan kantor cabang maupun antar kantor cabang. Dengan sistem jaringan ini, pertukaran data antar kantor dapat dilakukan dengan cepat serta dengan biaya yang relatif murah. Sistem jaringan ini dapat menggunakan jaringan Internet yang sudah ada, untuk menghubungkan antara kantor pusat dan kantor cabang atau dengan PC Stand Alone/Notebook yang berada di lain kota ataupun Negara,
Semoga bermanfaat..

Cara Setting Internet Telkomsel

Cara Setting Modem Telkomsel (Simpati, AS & Kartu Halo)


Cara Setting Internet Telkomsel


Berikut ini merupakan cara saya setting modem dengan menggunakan kartu telkomsel simpati:
1. Buka Aplikasi MDMA
2. Kemudian pada kolom APN tinggal isi dengan beberapa pilihan APN Telkomsel yaitu:
telkomsel atau internet.
3. Selain itu, Telkomsel juga bisa menggunakan apn dari operator lain, yaitu:
3data, axis, aha, indosatgprs, www.xlgprs.net
4. Namun setelah saya banding-bandingkan, APN telkomsel adalah apn tercepat untuk jaringan internet telkomsel simpati, as dan kartu halo. Beda tempat pasti akan beda rasa, jadi silahkan di coba sendiri mana apn yang cocok dengan daerah anda.

Software MDMA juga memiliki kekurangan, yaitu tidak dapat mendeteksi sebagian dari jenis modem, jika anda menggunakan modem huawei, saya jamin akan bisa. Untuk anda yang tidak menggunakan huawei, harap setting modem anda lewat aplikasi bawaan modem saja, dan silahkan setting seperti gambar dibawah ini.


Cara Setting Modem Telkomsel dengan Mudah

Nah, mungkin cukup sekian isi artikel saya tentang Cara Setting Modem ini. Semoga ini dapat membantu anda untuk meningkatkan peforma speed internet. Terimakasih telah membaca artikel dengan Judul Cara Setting Modem Telkomsel.